Hal ini, kata Heru, sekaligus menjadi pesan penting bahwa demokrasi Indonesia tidak bisa digiring hanya dengan opini sepihak.
“Rakyatlah hakim tertinggi. Selama pejabat bekerja dengan baik untuk kepentingan rakyat, mereka tidak akan terhasut oleh framing,” tandasnya.
Catatan Akhir Kasus tudingan terhadap Budi Arie Setiadi memperlihatkan betapa tipisnya garis antara opini publik dan fakta hukum.
Meski kerap menjadi sasaran framing, ia tetap melanjutkan tugasnya membangun koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan.
Dalam situasi politik yang dinamis, publik memang dituntut untuk semakin kritis.
Tuduhan tanpa bukti yang kuat hanya akan melemahkan kredibilitas demokrasi itu sendiri.
Bagi Budi Arie, amanah sebagai menteri adalah fokus utama.
Selebihnya, waktu dan kinerja yang konsisten akan menjadi jawaban terhadap segala framing yang diarahkan kepadanya.
Banda Aceh 19.00 WIB
26 °C
Cerah Berawan
Kota Langsa 19.00 WIB
25 °C
Berawan
Aceh Selatan 19.00 WIB
25 °C
Hujan Ringan
Aceh Tenggara 19.00 WIB
22 °C
Hujan Ringan
Bali 20.00 WITA
29 °C
Cerah
Banten 19.00 WIB
27 °C
Cerah Berawan
Bengkulu 19.00 WIB
26 °C
Hujan Petir
DI Yogyakarta 19.00 WIB
26 °C
Berawan
Jakarta Pusat 19.00 WIB
29 °C
Cerah Berawan
Jambi 20.00 WIB
26 °C
Berawan
Kalimantan Barat 19.00 WIB
25 °C
Hujan Ringan
Kalimantan Selatan 21.00 WITA
26 °C
Cerah Berawan
Kalimantan Timur 20.00 WITA
27 °C
Berawan
Kalimantan Utara 20.00 WITA
27 °C
Cerah
Kalimantan Tengah 18.00 WIB
26 °C
Hujan Sedang
Lampung 19.00 WIB
27 °C
Berawan
Nusa Tenggara Barat 20.00 WITA
26 °C
Cerah
Palu 20.00 WITA
23 °C
Cerah
Pangkal Pinang 20.00 WIB
26 °C
Cerah Berawan
Riau 20.00 WIB
26 °C
Cerah Berawan
Sumatera Selatan 19.00 WIB
27 °C
Cerah
Sumatera Utara 19.00 WIB
24 °C
Berawan
Sumatera Barat 19.00 WIB
24 °C
Hujan Ringan
Kepulauan Bangka Belitung 20.00 WIB
26 °C
Cerah Berawan
Kepulauan Riau 19.00 WIB
27 °C
Cerah
Jawa Barat 18.00 WIB
23 °C
Cerah Berawan
Jawa Tengah 20.00 WIB
29 °C
Cerah
Jawa Timur 18.00 WIB
32 °C
Cerah
Sumber data:
BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)
Komentar Terbaru