UPDATE

LINGKUNGAN
LINGKUNGAN

Menebar Keberkahan di Balik Etalase: Kisah 7 Srikandi Steling Sedekah Lhokseumawe Memulihkan Harapan Pasca Banjir

Topik Berita: Bencana Sumatera

Bencana Sumatera

Pemerintah Salurkan Bantuan Perbaikan Rumah Korban Bencana di Aceh Tamiang

Pemerintah Salurkan Bantuan Perbaikan Rumah Korban Bencana di Aceh Tamiang

Bawaslu Aceh Utara Gandeng AHASS Honda Bantu Servis Motor Korban Banjir

Bawaslu Aceh Utara Gandeng AHASS Honda Bantu Servis Motor Korban Banjir

Postingan Anak Pejabat Aceh Jadi Sorotan, Pamer Liburan Mewah di Tengah Pemulihan Bencana

Postingan Anak Pejabat Aceh Jadi Sorotan, Pamer Liburan Mewah di Tengah Pemulihan Bencana

Pengalaman mereka dalam menangani dampak banjir bukan kali ini saja. Sebelumnya, saat Lhoksukon terendam, SSL juga menjadi salah satu garda terdepan dalam penyaluran donasi. Begitu pula saat bulan suci Ramadhan, etalase sedekah mereka berubah menjadi posko takjil bagi kaum duafa dan musafir.

Sistem Donasi yang Transparan dan Akuntabel

Kepercayaan publik menjadi bahan bakar utama motor penggerak SSL. Untuk memudahkan masyarakat yang ingin berpartisipasi, SSL membuka pintu donasi dalam berbagai bentuk:

  1. Donasi Tunai: Diterima paling lambat H-1 (Kamis) via transfer atau tunai untuk dialokasikan ke pesanan UMKM.
  1. Donasi Siap Saji: Bagi masyarakat yang ingin menyumbang makanan/minuman langsung, pos SSL di halaman Masjid Jamik siap menerima setiap Jumat mulai pukul 10.30 hingga 12.00 WIB.

Sistem yang terorganisir ini membuat SSL mampu bertahan hingga lebih dari tujuh tahun, sebuah usia yang cukup matang bagi komunitas sosial berbasis kerelawanan.

Panggilan Kemanusiaan: Memulihkan Aceh Bersama

SSL salurkan bantuan kepada Warga yang berdampak Banjir Bandang di Provinsi Aceh. FOTO/Dok. SSL. Ⓒ Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto
SSL salurkan bantuan kepada Warga yang berdampak Banjir Bandang di Provinsi Aceh. FOTO/Dok. SSL. Ⓒ Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto

Meski air mulai surut di beberapa titik, luka pasca-banjir 2025 masih menganga. Rumah-rumah yang rusak, hilangnya harta benda, dan trauma psikologis warga memerlukan waktu panjang untuk pulih. SSL meyakini bahwa proses pemulihan Aceh tidak bisa dilakukan sendirian.

“Kami membuka tangan lebar-lebar bagi siapa saja yang memiliki niat baik. Sekecil apa pun bantuan Anda, itu adalah nafas baru bagi saudara kita yang kehilangan segalanya,” tulis pesan ajakan dari SSL.

Bagi Anda yang ingin menjadi bagian dari gerakan perubahan ini, Steling Sedekah Lhokseumawe menyediakan saluran komunikasi langsung di nomor: WhatsApp/HP: 0852-6264-7888

Mengapa Gerakan Seperti SSL Penting?

Kehadiran SSL membuktikan bahwa kekuatan “Social Capital” atau modal sosial di Aceh sangat kuat. Gerakan yang diinisiasi oleh kelompok perempuan ini menunjukkan bahwa ketahanan bencana (disaster resilience) tidak hanya bergantung pada kebijakan top-down dari pemerintah, melainkan kekuatan akar rumput yang digerakkan oleh empati.

Harian Aceh Indonesia mengajak seluruh pembaca untuk tidak hanya menjadi penonton. Di balik steling (etalase) kaca yang sederhana itu, ada harapan ribuan warga yang terus dirajut. Mari ikut andil, karena memulihkan Aceh adalah tanggung jawab kita bersama.

Sumber data: BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)
1 2

Bagaimana reaksi Kamu?

Diskusi

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.