Bencana Sumatera
BANDA ACEH – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Aceh pada periode 7–9 Januari 2026.
Sejumlah daerah diperkirakan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang berpotensi disertai angin kencang.
BMKG menjelaskan, kondisi tersebut dipengaruhi oleh adanya sirkulasi siklonik di perairan barat Aceh yang memicu konvergensi di wilayah daratan.
Selain itu, suhu muka laut yang relatif hangat di pesisir barat Aceh turut meningkatkan suplai uap air dan mendukung pembentukan awan hujan.
“Terpantau adanya sirkulasi siklonik di Perairan Barat Aceh yang memicu adanya konvergensi di wilayah Aceh. Selain itu, suhu muka laut yang hangat di Pesisir Barat Aceh dapat meningkatkan penambahan massa uap air. Beberapa kondisi tersebut dapat berkontribusi terhadap proses pembentukan awan hujan di wilayah Aceh,” tulis BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh, Selasa, 7 Januari 2026.
Pada Selasa, 7 Januari 2026, wilayah yang berpotensi terdampak hujan sedang hingga lebat meliputi Aceh Jaya, Aceh Barat Daya, Nagan Raya, Aceh Selatan, Singkil, Aceh Tengah, Gayo Lues, Aceh Tenggara, Aceh Besar, Sabang, Pidie, Pidie Jaya, dan Bireuen.
Potensi hujan meluas pada Rabu, 8 Januari 2026, mencakup Aceh Jaya, Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Nagan Raya, Aceh Selatan, Singkil, Simeulue, Subulussalam, Aceh Tengah, Bener Meriah, Gayo Lues, Aceh Tenggara, Sabang, Aceh Besar, Pidie, Pidie Jaya, Bireuen, Lhokseumawe, Aceh Utara, Aceh Timur, Langsa, dan Aceh Tamiang.
Sementara pada Kamis, 9 Januari 2026, hujan sedang hingga lebat diperkirakan terjadi di Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Bireuen, Gayo Lues, Pidie, Pidie Jaya, Nagan Raya, Aceh Tamiang, Langsa, Aceh Jaya, Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, Subulussalam, Singkil, Aceh Timur, dan Aceh Utara.
BMKG mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang akibat hujan yang berlangsung terus-menerus maupun berdurasi lama.
Warga yang bermukim di daerah perbukitan dan sepanjang aliran sungai diminta meningkatkan kewaspadaan dan segera menjauh dari lereng rawan apabila hujan lebat terjadi.
“Waspada potensi Bencana Hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, dan lainnya akibat hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang terus-menerus maupun dengan durasi lama. Jika melihat awan tebal hitam dan hujan mulai rintik rintik di daerah pegunungan maka masyarakat disarankan untuk meninggalkan daerah lerengan serta wilayah aliran sungai,” tulis BMKG. []

















































































































Komentar Terbaru