Rekaman NHK juga menunjukkan beberapa bangunan lain terbakar atau mengalami kerusakan berat. Retakan besar muncul di sejumlah jalan utama, termasuk jalan layang.
Layanan kereta api dihentikan, bandara Kumamoto menutup landasan pacu, sementara sejumlah penerbangan dibatalkan atau dialihkan.
Produsen chip terbesar dunia, TSMC, bersama Sony dan Fujifilm mengevakuasi para pekerja dari pabrik mereka.
Tokyo Electron menghentikan operasional dua fasilitas produksinya di Kumamoto hingga Rabu (29/7), sedangkan Honda juga menghentikan sementara produksi di pabrik sepeda motornya.
Peringatan gempa susulan
Pusat gempa berada sekitar 20 kilometer di selatan Kota Kumamoto, kota terbesar di wilayah tengah Kyushu dengan populasi sekitar 700.000 jiwa.
Badan Meteorologi Jepang memperingatkan masyarakat di wilayah terdampak untuk mewaspadai gempa susulan selama sekitar satu pekan ke depan, termasuk potensi tanah longsor.
Peringatan tsunami sempat dikeluarkan sesaat setelah gempa, namun kemudian dicabut.
Perusahaan listrik Kyushu Electric Power melaporkan sekitar 48.000 rumah mengalami pemadaman listrik.
Operator telekomunikasi KDDI dan Docomo juga melaporkan gangguan layanan seluler akibat terputusnya pasokan listrik dan kerusakan jaringan transmisi.
Otoritas regulasi nuklir Jepang memastikan tidak ditemukan kejanggalan pada pembangkit listrik tenaga nuklir di kawasan tersebut.
Gempa besar yang melanda Kumamoto pada 2016 menewaskan 275 orang dan melukai 2.739 lainnya, serta merusak ribuan bangunan termasuk Kastel Kumamoto, salah satu destinasi wisata utama di Jepang.
Dalam gempa kali ini, sebagian dinding batu kastel tersebut kembali dilaporkan runtuh.
Menjelang malam, ribuan rumah masih belum mendapatkan aliran listrik. Pemerintah juga mengingatkan warga agar mewaspadai risiko serangan panas karena suhu diperkirakan mencapai 34 derajat Celsius pada Rabu (29/7).
















































































































Komentar Terbaru