UPDATE

NASIONAL

Apa Geng Solo? Said Didu Tuding Ada Faksi Penyusup yang Ingin Gagalkan Tiga Agenda Utama Prabowo

“Ada faksi di dalam pemerintahan Prabowo yang memihak ke solo geng solo oligarki parcok untuk menggagalkan agenda tiga agenda utama Presiden Prabowo,” kata sosok yang juga pernah menjabat sebagai anggota DPR RI tersebut.

Ketiga pilar kebijakan yakni pemberantasan tindak pidana korupsi, penataan ulang dominasi kelompok oligarki, serta penyelamatan dan pengembalian aset-aset kekayaan negara dinilai Said Didu sebagai garis demarkasi utama. Jika ketiga hal ini berhasil dilumpuhkan dari dalam, maka roda pemerintahan Presiden Prabowo akan kehilangan legitimasi serta arah perubahan yang selama ini dijanjikan kepada publik.

Tak hanya berhenti pada polemik faksi politik di lingkar kekuasaan, Said Didu dalam keterangannya juga membongkar isu krusial lain yang kini tengah menjadi sorotan hangat khalayak luas. Ia menyoroti tajam berkembangnya narasi serta pemberitaan seputar fenomena hukum yang mengaitkan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah.

Menurut Said Didu, perkembangan berita yang beredar di ruang publik belakangan ini telah digiring melalui sebuah strategi pembentukan opini publik atau framing yang terencana. Upaya tersebut dinilainya sengaja dilancarkan untuk membunuh karakter serta sangat merugikan pihak-pihak tertentu yang sejatinya tidak terlibat sama sekali dalam pusaran kasus tersebut.

“Nah, coba lihat framingnya, menurut saya agak sangat sadis lah,” cetus Said Didu memberikan penilaian tajam atas disinformasi yang beredar pesat di tengah masyarakat.

Ia kemudian mencontohkan salah satu kekacauan narasi yang sempat meledak dan menyita perhatian publik. Hal itu berkaitan dengan simpang siur penyebaran informasi mengenai temuan tumpukan aset bernilai fantastis berupa emas murni dan uang tunai yang ditemukan di lokasi terkait Febrie Adriansyah.

Said Didu mengritik keras betapa cepatnya narasi bohong itu diproduksi dan disebarkan ke publik secara masif hanya dalam hitungan jam. Informasi miring tersebut secara sepihak dan gegabah langsung dikait-kaitkan dengan sosok Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin.

“Coba bayangkan, pada saat ketemu emas dan uang di tempatnya Febrie Ardiansyah, langsung dinaikkan berapa jam kemudian bahwa itu adalah emas dan uangnya Sjafrie Sjamsoeddin,” jelas Said Didu mengungkapkan keheranannya atas kelihaian pihak penyebar isu.

Kegeraman Said Didu atas merebaknya tuduhan tak berdasar kepada Menhan Sjafrie Sjamsoeddin bukan tanpa alasan. Eks pejabat BUMN ini menegaskan bahwa dirinya secara personal memiliki jalinan hubungan pertemanan yang sangat panjang dan telah mengenal sosok Sjafrie Sjamsoeddin selama puluhan tahun.

Sumber data: BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)
1 2 3
Story Terbaru
MEMUAT STORY...

Bagaimana reaksi Kamu?

Diskusi

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.