UPDATE

NASIONAL

Ferry Boboho Pemegang Kunci Pintu Rahasia Febrie?

Febrie membantah keterlibatannya dalam perkara-perkara tersebut. Ia mengakui pernah menangani perkara PT Asabri, tetapi menyatakan proses penanganannya berlangsung transparan.

“Tinggal dicek,” ujar Febrie.

Febrie juga membantah memiliki keterkaitan dengan bisnis Cafe de’Clan Signature. Ia turut membantah kepemilikan 74 kilogram emas dan uang sekitar Rp282 miliar yang disebut ditemukan dalam penggeledahan di rumahnya di Sentul.

“Semua kami yakin dapat dipertanggungjawabkan dengan benar,” katanya.

Ferry Mendapat Perlindungan LPSK

Perkembangan penting terjadi pada Agustus 2026 ketika LPSK memutuskan memberikan perlindungan kepada Ferry.

Keputusan tersebut diambil dalam Sidang Mahkamah Pimpinan LPSK pada 18 Agustus 2026. Permohonan perlindungan sebelumnya diajukan dalam rangka pemeriksaan Ferry sebagai saksi dalam perkara dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang yang berkaitan dengan Febrie.

Status perlindungan itu mempertegas posisi Ferry sebagai saksi yang dinilai memiliki informasi penting bagi penyidik.

LPSK mempertimbangkan sejumlah faktor, antara lain informasi yang dimiliki Ferry, sikap kooperatif dalam memberikan keterangan, serta potensi risiko yang berkaitan dengan perkara yang tengah ditangani.

Dengan status tersebut, keterangan Ferry menjadi bagian penting yang akan diuji dan dikonfirmasi penyidik bersama alat bukti lainnya.

Keterangan Ferry Menjadi Titik Penting

Perlindungan LPSK tidak otomatis membuktikan seluruh keterangan Ferry. Namun, posisi tersebut membuat setiap informasi yang disampaikannya kepada aparat menjadi bagian penting dalam proses pembuktian perkara.

Keterangan Ferry akan berhadapan dengan dokumen, aliran uang, komunikasi, hasil penggeledahan, serta keterangan saksi lainnya.

Di titik inilah hubungan Ferry dengan Febrie menjadi salah satu aspek yang harus dibongkar secara terang.

Apakah uang hampir Rp60 miliar yang ditemukan di Cafe de’Clan Signature memiliki hubungan dengan perkara yang menjerat Febrie? Siapa sebenarnya pihak yang menguasai uang tersebut? Apa hubungan Ferry dengan Nurman Herin dan pihak lain yang disebut dalam konstruksi perkara? Dan sejauh mana dugaan aliran uang dalam perkara Asabri dapat dibuktikan?

Jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tersebut kini berada dalam proses penyidikan.

Ferry Boboho belum berstatus tersangka dalam perkara dugaan korupsi pengadaan batu bara yang disebut dalam penyidikan tersebut. Ia juga memiliki hak untuk memberikan keterangan dan pembelaan sesuai ketentuan hukum.

Sementara Febrie Adriansyah berstatus tersangka dan tetap memiliki hak atas pembelaan serta asas praduga tak bersalah sampai terdapat putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

Sumber data: BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)
1 2 3 4

Bagaimana reaksi Kamu?

Diskusi

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.