“Diduga telah melakukan penyadapan ilegal terhadap nomor Presiden Republik Indonesia,” kata Asep.
Selain Presiden, dugaan penyadapan disebut menyasar pejabat negara, tokoh politik, jurnalis, tokoh organisasi masyarakat, lembaga swadaya masyarakat (LSM), hingga pengusaha.
Menurut Asep, dugaan aktivitas penyadapan berlangsung sepanjang 2025 hingga 2026 dan tidak berkaitan dengan kepentingan penegakan hukum. Penyidik juga menduga terdapat penghapusan jejak log elektronik pada Oktober 2026.
Asep menegaskan bahwa kegiatan pemantauan dan penyadapan harus dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
“Seharusnya kegiatan pemantauan dan penyadapan sesuai dengan aturan,” ujarnya.
Banda Aceh 09.00 WIB
28 °C
Berawan
Kota Langsa 09.00 WIB
27 °C
Berawan
Aceh Selatan 09.00 WIB
26 °C
Cerah Berawan
Aceh Tenggara 09.00 WIB
24 °C
Berawan
Bali 10.00 WITA
29 °C
Cerah Berawan
Banten 09.00 WIB
28 °C
Berawan
Bengkulu 09.00 WIB
29 °C
Berawan
DI Yogyakarta 09.00 WIB
30 °C
Cerah
Jakarta Pusat 09.00 WIB
32 °C
Berawan
Jambi 09.00 WIB
28 °C
Berawan
Kalimantan Barat 08.00 WIB
25 °C
Berawan
Kalimantan Selatan 11.00 WITA
31 °C
Cerah
Kalimantan Timur 10.00 WITA
31 °C
Berawan
Kalimantan Utara 11.00 WITA
30 °C
Cerah
Kalimantan Tengah 08.00 WIB
26 °C
Udara Kabur
Lampung 09.00 WIB
29 °C
Berawan
Nusa Tenggara Barat 09.00 WITA
30 °C
Cerah
Palu 10.00 WITA
29 °C
Cerah
Pangkal Pinang 09.00 WIB
29 °C
Cerah Berawan
Riau 09.00 WIB
26 °C
Berawan
Sumatera Selatan 09.00 WIB
28 °C
Cerah
Sumatera Utara 10.00 WIB
28 °C
Berawan
Sumatera Barat 09.00 WIB
26 °C
Cerah Berawan
Kepulauan Bangka Belitung 08.00 WIB
27 °C
Hujan Ringan
Kepulauan Riau 09.00 WIB
29 °C
Berawan
Jawa Barat 08.00 WIB
24 °C
Cerah Berawan
Jawa Tengah 08.00 WIB
30 °C
Cerah Berawan
Jawa Timur 08.00 WIB
31 °C
Cerah
Sumber data:
BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)
Komentar Terbaru