UPDATE

ACEH
ACEH

Pj Bupati Aceh Barat Sosialisasi Perbup Tentang Pengentasan Kemiskinan Ekstrem

MEULABOH – Penjabat (Pj) Bupati Aceh Barat, Drs. Mahdi Efendi, membuka kegiatan sosialisasi Perbup nomor 85 tahun 2022 tentang Dana Desa untuk penanggulangan kemiskinan ekstrem tahun 2023-2024, di aula Cut Nyak Dhien Bappeda Aceh Barat, Kamis (12/01/23).

Sosialisasi Perbup nomor 85 tahun 2022 tentang Dana Desa ini ditujukan kepada seluruh pemangku kepentingan, mulai dari Kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) terkait, para Camat, serta Keuchik se Kabupaten Aceh Barat, dalam rangka mengoptimalkan penerapan aturan tentang penggunaan Dana Desa untuk menanggulangi kemiskinan ekstrem di Kabupaten Aceh Barat.

Diketahui, menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi aceh, tingkat kemiskinan ekstrem Kabupaten Aceh Barat tahun 2022 sebesar 2,12%. Sedangkan, berdasarkan data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) dari Kemenko PMK, sejumlah 4.784 kepala keluarga atau sekitar 22.186 jiwa di Aceh Barat berada pada desil 1 kemiskinan ekstrem yakni rumah tangga dalam kelompok 10% dengan tingkat kesejahteraan terendah yang memerlukan tindak lanjut dan penanganan cepat.

Dalam arahannya, Pj Bupati Aceh Barat, Mahdi, menyampaikan, lahirnya Perbup ini, dapat menjadi langkah konkrit dan upaya nyata dalam penanggulangan serta mengentaskan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Aceh Barat. Sehingga tingkat kemiskinan ekstrem yang ditargetkan Presiden menjadi 0% pada tahun 2024 dapat diwujudkan.

Dalam Perbup nomor 85 tahun 2022 itu, Kata Mahdi, mengatur tentang petunjuk pemanfaatan Dana Desa untuk peningkatan pendapatan keluarga miskin ekstrem melalui peningkatan produktivitas, pemberdayaan masyarakat, pemberdayaan UMKM, pengembangan ekonomi lokal, serta penyediaan akses pekerjaan.

“Nantinya Perbup ini juga menjadi pedoman bagi Pemerintah Gampong dalam melaksanakan kegiatan peningkatan pendapatan keluarga miskin ekstrem dengan memberikan modal usaha berupa barang, kepada 5 sampai 10 Kepala Keluarga miskin ekstrem dari desil 1 data P3KE, dengan bantuan senilai 5 juta sampai dengan 35 juta rupiah, yang selanjutnya akan dibimbing oleh pendamping yang kompeten sesuai jenis usaha dari masing-masing penerima manfaat” terang Mahdi.

Menurutnya, kebijakan ini menjadi bukti komitmen Pemkab Aceh Barat dalam program penanggulangan kemiskinan ekstrem. Untuk itu, ia menginstruksikan dinas terkait agar segera menyelenggarakan sosialisasi dan menyerahkan data P3KE kepada Pemerintah gampong, sehingga proses perencanaan dan penganggaran program kegiatan penanggulangan kemiskinan ekstrem di Gampong dapat berjalan optimal, efektif dan efisien pinta Mahdi.

Sumber data: BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)
1 2

Bagaimana reaksi Kamu?

Diskusi

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.