Proyek KF-21 Boramae dimulai sejak era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Pada 2009, pemerintah Indonesia dan pemerintah Korea Selatan sepakat bekerja sama dalam pembuatan pesawat tempur generasi 4.5 tersebut. Bila sesuai rencana, pada 2026 nanti TNI-AU sudah bisa menggunakan pesawat tempur itu. Namun, sepanjang perjalanan, proyek tersebut menghadapi sejumlah kendala. Di antaranya, terkait dengan pembiayaan.
Sampai saat ini, pemerintah Indonesia belum menyelesaikan tanggung jawab pembiayaan proyek tersebut. Masalah lain yang muncul adalah dugaan pencurian data KFX/IFX oleh dua WNI. Edwin menyebutkan, kasus itu sudah ditangani Kementerian Luar Negeri (Kemenlu). ”Hal tersebut tidak berpengaruh terhadap kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Korea Selatan,” terang jenderal bintang satu TNI-AD itu.
Komentar Terbaru