BANDA ACEH – Pakar hukum tata negara sekaligus Pengamat Politik, Refly Harun, turut berkomentar mengenai selebriti yang disebut dalang di balik pembangunan pagar laut misterius di perairan Tangerang, Banten.
Ia menduga sosok artis tersebut dekat dengan kekuasaan, sehingga bisa membangun pagar laut.
Menurutnya, hanya orang-orang yang dekat dengan kekuasaan yang berani melanggar aturan.
“Yang seperti ini hanya orang yang dekat dengan kekuasaan, yang berani melakukan ini (membangun pagar laut secara ilegal)” kata Refly, dikutip dari kanal YouTube-nya yang tayang pada Senin (13/1/2025).
Refly lantas menilai sebagai hal yang luar biasa, apabila benar pagar laut tersebut dibangun oleh seorang selebriti, bukan pemerintah.
Sebab, kata Refly, tidak ada seorang pun, sekalipun sosok terkaya di Indonesia, yang bisa membeli laut.
Pasalnya, laut merupakan milik negara dan masyarakat Indonesia, bukan pemerintah apalagi perorangan.
“Kalau ini (pembangunan pagar laut) tidak dilakukan oleh pemerintah, tapi dilakukan oleh selebriti, wah, luar biasa!”
“Dia bisa memiliki laut, padahal tidak ada orang yang paling kaya di Republik Indonesia ini pun yang bisa membeli laut,” tutur dia.
“Karena laut itu belongs to the republic, belongs to the Indonesian people (milik negara, milik rakyat Indonesia) yang berjumlah 270 juta lebih. Not belongs to even Prabowo himself (Bahkan, bukan milik Prabowo)” pungkasnya.
Diketahui, sosok selebriti yang disebut dalang di balik pembangunan pagar laut pertama kali disampaikan oleh nelayan asal Pulau Cangkir, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang, Heru.
Heru menyebut sosok selebriti yang dimaksud sangat terkenal.
Meski demikian, ia enggan membeberkan secara pasti, siapa selebriti yang dimaksud.
Namun, Heru memastikan nelayan di wilayah Kronjo, mengetahui siapa selebriti tersebut.
“Wah, semua juga tahu. Anak kecil juga tahu dalangnya. Siapa lagi kalau bukan selebriti yang sekarang lagi booming?”
“Kalau disebutin satu per satu, takutnya banyak A, B, C, D-nya. Yang jelas semua orang pasti tahu,” ungkap Heru, dikutip dari YouTube Wartakotalive, Minggu (12/1/2025).
Nelayan Menduga Pelaku Dibekingi
Terpisah, nelayan lainnya bernama Ali mengaku ia dan rekan-rekannya sudah mencoba melaporkan keberadaan pagar laut tersebut lantaran mengganggu aktivitas mencari ikan.
Terlebih, pembuatan pagar laut dari bambu itu diketahui tidak mengantongi izin.
Menurut Ali, sempat ada pihak berwenang yang datang dan melakukan survei setelah laporan dibuat.
Tetapi, hingga saat ini, kata Ali, belum ada tindak lanjut dari pihak berwenang.


















































































































Komentar Terbaru