“Kita paksa dari istana (kebijakan Menkeu) supaya uang masuk ke sana (perbankan), Ini masih gak cukup. Di sini kita paksa fiskal gelontorin uang seperti yang saya lakukan kemarin,” bebernya.
“Hari ini efektif, Gelontorkan uang, ‘Uang kamu jangan taruh di bank sentral, Taruh di sistem ekonomi’. Akibatnya ekonomi Pertumbuhannya seperti ini, kredit tumbuh lagi, Kita recover,” ujarnya menunjuk kenaikan tajam selama periode Agustus 2021-Agustus 2023.
Kritik Rocky Gerung
Dalam kesempatan bersamaan, Purbaya menganulir pernyataan Pengamat Politik, Filsuf sekaligus Akademisi, Rocky Gerung.
Pernyataan mengenai Jokowi yang tak berbuat apa-apa ketika Indonesia berkali-kali dihantam resesi.
“Saya mau ngeritik Pak Rocky Gurung sedikit, Dia suka ngelebekin Jokowi gak ngapa-ngapain. Ini Pak, kalau di sana kan (Politik) dia berkuasa, di sini (ekonomi) saya berkuasa,” ujarnya di sambut tawa.
“Jadi ini dipaksa intervensi langsung oleh Presiden sampai ke sana,” ujarnya menujuk grafik peningkatan likuiditas yang naik signifikan dari periode Agustus 2021-Agustus 2023.
“Jadi Presiden Jokowi itu berjasa buat kita, walaupun di sampingnya ada saya sih,” bangga Purbaya disambut kembali tepuk tangan dan tawa.
Meski kebijakan penempatan dana di perbankan berbuah baik, Jokowi melalui Sri Mulyani katanya menarik kebijakan kembali.
Imbasnya, ekonomi Indonesia kembali merosot tajam hingga mengalami fluktuasi hingga defisit selama periode Agustus 2023-Agustus 2024.
“Tapi setelah itu, gak lama setelah itu, diturunkan lagi (penempatan dana di perbankan)seperti ini,” ungkapnya menujuk penurunan grafik.
“Ini yang anda rasakan tahun 2003-2004, pertengahan sampai akhir itu ekonomi susah lagi. Keluarlah (tagar) Indonesia Suram dan lain-lain. Bukan dari politik, tapi dari ekonomi yang dibunuh penyebab utamanya,” bebernya.
Merujuk data yang terhimpun, dirinya meminta Rocky Gerung Kembali belajar tentang ekonomi lagi.
“Jadi Pak Rocky mungkin sedikit belajar ekonomi lagi Pak,” imbuh Purbaya seraya tertawa.
“Gue seneng bisa ngeledek dia di sini,” ujarnya lagi sembari tertawa.
Purbaya Menghadap Jokowi
Meski ada perubahan ke arah positif, Purbaya menyebutkan resesi yang terjadi sejak Agustus 2023 itu katanya terus bergulir sepanjang tahun 2024 hingga Februari 2025.
“Kemaren sampai April 2024 sudah membaik, makanya saya bilang, ‘Ekonomi bagus, gak usah takut’. Tapi abis itu dibunuh ke sini (Agustus 2024), sampai ke sini (Februari 2025). Jadi sudah dibunuh lagi ekonominya,” bebernya.
“Ketika ekonomi memburuk, banyak pemecatan-pemecatan pegawai kan pasti, rakyat hidupnya makin susah dan kita gak peduli. Waktu itu ya Gak terlalu peduli Turunlah ke jalan masyarakat kita,” bebernya.



















































































































Komentar Terbaru