UPDATE

NASIONAL

Sama-sama Asal Madiun, Profil Bossman Mardigu Pendiri Mie Newmind Bersama Bima Candra Karisma

BANDA ACEH – Dua sosok pebisnis asal Madiun, Jawa Timur, kini tengah mencuri perhatian publik lewat kolaborasi bisnis kuliner yang kian berkembang. Bima Candra Karisma, S.Kom, mendirikan jaringan kuliner Mie Newmind dengan menggandeng tokoh ternama nasional, Mardigu Wowiek Prasantyo, yang lebih akrab disapa Bossman Mardigu. Rekam jejak serta latar belakang Bossman Mardigu yang mendampingi Bima Candra dalam membesarkan jenama kuliner ini pun menarik untuk diulas secara mendalam.Kiprah Mie Newmind sendiri dimulai sejak pertama kali didirikan pada tahun 2021. Mengusung konsep usaha kuliner mi modern, bisnis ini dikembangkan melalui kerja sama strategis bersama mitra produsen berpengalaman yang berbasis di Sidoarjo. Sejak awal kemunculannya, Mie Newmind sukses menyedot perhatian publik hingga viral di berbagai media sosial sebagai salah satu unit bisnis kuliner dan gaya hidup terdepan yang didalangi oleh figur publik kondang.

Siapa sebenarnya sosok Bossman Mardigu yang berada di balik layar ekspansi bisnis ini? Pria kelahiran Madiun pada era 1960-an tersebut dikenal luas sebagai pengusaha multitalenta, pengamat geopolitik. Popularitasnya di ruang digital juga sangat melesat tajam, terutama melalui kanal YouTube “Bossman Mardigu” yang aktif sejak 2019. Kanal yang berfokus pada pembahasan isu geopolitik dan geoekonomi tersebut kini telah mengantongi lebih dari 2 juta pelanggan (subscribers) dengan total tayangan mencapai 395 juta kali per Agustus 2025.

Latar belakang kehidupan pribadi pria yang juga dijuluki “Bossman Sontoloyo” ini terbilang cukup unik. Lahir dari keluarga tentara sebagai anak seorang perwira militer Angkatan Udara, masa kecil dan remaja Mardigu diwarnai dengan kebiasaan berpindah-pindah kota mengikuti tugas dinas sang ayah. Dari Palembang saat bangku sekolah dasar, pindah ke Balikpapan pada kelas lima SD, hingga akhirnya menyelesaikan jenjang sekolah menengah atas (SMA) di DKI Jakarta.

Nama julukan “Sontoloyo” memiliki riwayat tersendiri yang berasal dari sang kakek, seorang pemilik pesantren. Sejak kecil, Mardigu dikenal sebagai pribadi yang sangat kritis dan kerap melontarkan pertanyaan-pertanyaan unik yang sulit dijawab. Julukan tersebut melekat padanya sebagai bentuk kekhasan pola pikirnya yang berani dan kerap di luar kebiasaan umum masyarakat.

Pendidikan tingginya ditempuh di Negeri Paman Sam, tepatnya di San Francisco State University, California, Amerika Serikat, dengan mengambil fokus jurusan Psikologi Bisnis selama empat tahun. Tak berhenti di situ, ia kemudian melanjutkan studi mendalam di bidang Criminal Minds and Forensic Investigation, sebuah disiplin ilmu yang khusus mempelajari karakter para pelaku kejahatan serta teknik penyelidikan kasus kriminal secara mendalam.

Sumber data: BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)
1 2
Story Terbaru
MEMUAT STORY...

Bagaimana reaksi Kamu?

Diskusi

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.