UPDATE

ACEH
ACEH

Bupati Aceh Besar dan Ribuan Warga Ikuti Zikir dan Doa Hari Damai Aceh ke-21

Menurut dia, mengenang para syuhada bukan sekadar mengingat masa lalu, melainkan bentuk penghormatan terhadap perjuangan sekaligus pengingat agar perdamaian yang telah diraih tidak disia-siakan.

“Perdamaian bukan hanya tentang berhentinya konflik. Perdamaian adalah tentang mempererat persaudaraan, menghilangkan sekat-sekat perbedaan dan berjalan bersama menuju masa depan. Karena itu, mari kita rawat perdamaian ini dengan persaudaraan dan kita wariskan kepada anak cucu kita sebuah Aceh yang damai, bermartabat, maju dan penuh kasih sayang,” ujarnya.

Syakir juga mengajak masyarakat memperkuat persatuan, meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan, serta membangun Aceh dengan semangat kebersamaan.

“Marilah kita bulatkan tekad untuk memperkuat pendidikan, meningkatkan kesejahteraan, menguatkan persatuan, menjaga kedamaian dan bersama-sama membangun Aceh. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah para syuhada, para ulama, para tokoh dan seluruh saudara kita yang telah mendahului kita, mengampuni segala kekhilafan mereka, melapangkan kuburnya dan menempatkan mereka di tempat yang mulia di sisi Allah,” kata dia.

Masyarakat diminta menjaga persaudaraan

Sementara itu, Imam Besar Masjid Raya Baiturrahman Abu Paya Pasi mengajak masyarakat menjadikan perdamaian sebagai nikmat besar yang harus disyukuri dan dipelihara.

Dia menegaskan, menjaga perdamaian merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat, bukan hanya pemerintah atau kelompok tertentu.

“Perdamaian ini adalah nikmat Allah SWT yang harus kita syukuri. Jangan sampai perdamaian yang sudah kita rasakan hari ini membuat kita lupa terhadap pengorbanan orang-orang terdahulu. Mari kita jaga persaudaraan, jangan mudah terpecah belah dan jangan kembali kepada pertikaian,” ujar Abu Paya Pasi.

Dia juga mengajak masyarakat memperkuat nilai-nilai agama, menjaga ukhuwah, serta menjadikan masjid sebagai pusat pembinaan umat agar perdamaian Aceh dapat terus diwariskan kepada generasi berikutnya.

“Kalau kita ingin perdamaian ini terus ada, maka kita harus menjaga hati, menjaga persaudaraan dan memperkuat hubungan dengan Allah SWT. Mari kita jadikan perdamaian sebagai jalan untuk membangun Aceh yang lebih baik, sehingga anak cucu kita nanti dapat menikmati Aceh dalam keadaan aman, damai dan sejahtera,” kata Abu Paya Pasi.[]

1 2

Bagaimana reaksi Kamu?

Beri Komentar

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.