Ia menyebut adanya cerita tentang seorang kiai yang mengembalikan uang setelah Muktamar. Informasi tersebut juga disampaikan Gus Lilur kepada penyidik sebagai bahan untuk ditelusuri.
Gus Ipul Membantah
Cerita mengenai dugaan aliran dana dari perkara ATR/BPN ke Muktamar NU sebelumnya sudah mendapat bantahan dari mantan Ketua Organizing Committee Muktamar ke-35 NU Saifullah Yusuf alias Gus Ipul.
Gus Ipul mengatakan dirinya mengetahui proses pembiayaan Muktamar dan memastikan tidak ada dana dari perkara dugaan korupsi ATR/BPN yang masuk ke pembiayaan forum tersebut.
“Sebagai Ketua Panitia, saya pastikan tidak ada kaitan kasus yang sedang ramai dibicarakan ini dengan Muktamar. Saya pastikan itu tidak ada,” kata Gus Ipul.
Mantan Rais Syuriyah NU KH Muhibbul Aman Aly juga memilih menyerahkan isu tersebut kepada KPK.
“Menurut saya, kita percayakan saja proses ini kepada pihak penyidik. Dalam hal ini adalah KPK. Kalau memang silakan KPK untuk menelusurinya,” kata Kiai Muhib kepada Inilah.com, Senin (21/9/2026).
Menurut Kiai Muhib, informasi mengenai aliran dana Muktamar memang layak diuji melalui proses penyidikan.
“Nah karena kan itu masih wacana, masih belum ada penyidikan. Nah kita tunggu prosesnya. Jadi saya kira gitu,” ujarnya.
Sementara itu, Inilah.com telah mengirimkan pesan kepada Nusron Wahid untuk meminta konfirmasi secara langsung mengenai klaim Gus Lilur yang mengaitkan namanya dengan dugaan Rp180 miliar tersebut.
Hingga berita ini ditulis, Nusron belum memberikan tanggapan. Ruang hak jawab tetap terbuka apabila yang bersangkutan memberikan klarifikasi.





























































































Beri Komentar