Pada 2018, ia ditunjuk sebagai Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri. Pada 6 Desember 2019, Listyo mendapat promosi menjadi Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri.
Ia memimpin penanganan sejumlah perkara besar, termasuk pengungkapan kasus buronan korupsi Bank Bali Djoko Tjandra. Nama Listyo melesat setelah Joko Widodo mengusulkannya sebagai calon tunggal Kapolri pada Januari 2021. DPR kemudian menyetujui pencalonannya melalui proses uji kelayakan dan kepatutan.
Jokowi melantik Listyo sebagai Kapolri pada 27 Januari 2021 di Istana Negara, Jakarta. Ia menggantikan Jenderal Polisi Idham Azis yang memasuki masa pensiun.
Saat dilantik, Listyo memperoleh kenaikan pangkat menjadi Jenderal Polisi. Ia menjadi Kapolri ke-25 dan memimpin institusi Polri hingga Oktober 2026.
Profil Ahrie Sonta Nasution
Ahrie Sonta Nasution merupakan perwira tinggi Polri yang pernah bertugas sebagai sekretaris pribadi (Sekpri) Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Namanya dikenal setelah sempat dikabarkan terpilih jadi ajudan Presiden Prabowo Subianto pada 2024.
Ahrie lahir di Bandung, Jawa Barat, pada 2 April 1981. Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 2002.
Ahrie pernah mendapat penugasan untuk mendampingi Listyo Sigit saat menjabat Kapolri. Pada Oktober 2024, Ahrie terpilih menjadi salah satu ajudan Presiden Prabowo.
Listyo saat itu menjelaskan Ahrie mengikuti proses seleksi bersama 6 anggota Polri lainnya. Seleksi tersebut dilakukan Sekretariat Militer Presiden.
Pada 2024, Ahrie mengikuti pendidikan Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Polri Dikreg ke-33. Dalam pendidikan tersebut, ia menerima penghargaan sebagai peserta terbaik Program Penyesuaian Matrikulasi.
Dalam mutasi perwira tinggi pada Oktober 2026, ia ditugaskan sebagai Kepala Divisi Hukum (Kadivkum) Polri dengan pangkat Inspektur Jenderal Polisi. Sebagai Kadivkum, Ahrie memimpin satuan kerja yang menjalankan fungsi pembinaan dan pelayanan hukum di lingkungan Polri.
Profil Eko Hadi Santoso
Eko Hadi Santoso merupakan perwira tinggi Polri yang memiliki pengalaman bertugas di sejumlah satuan mulai dari tingkat kewilayahan hingga Mabes Polri. Ia pernah menjabat Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri.
Eko merupakan lulusan SMA Taruna Nusantara, Magelang 1996. Ia melanjutkan pendidikan di Akademi Kepolisian (Akpol) dan lulus pada 1999.
Dalam perjalanan kariernya di Polri, Eko pernah menjabat Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Pelabuhan Tanjung Priok pada 2018. Setelah itu, ia mendapat penugasan di Bareskrim Polri sebagai Kepala Bagian Monitoring dan Evaluasi Robinopsnal Bareskrim Polri pada Agustus 2020.



















































































































Komentar Terbaru