UPDATE

OPINI
OPINI

Perselingkuhan Kedua Se-Asia, Prestasi atau Frustasi?

DILANSIR dari Tribunnews, Indonesia menjadi negara kedua di Asia yang terbanyak terjadi kasus perselingkuhan. Fakta ini berdasarkan hasil survei aplikasi Just Dating. Sementara Thailand menduduki peringkat pertama negara di Asia yang banyak kasus perselingkuhan. Hasil survei di Indonesia, sebanyak 40 persen mengaku pernah menyelingkuhi pasangannya. Dalam survei aplikasi just dating juga ditemukan fakta bahwa perempuan di Indonesia lebih banyak melakukan selingkuh ketimbang laki-laki.

Persepsi mengenai selingkuh ternyata berbeda antara perempuan dan laki-laki. Masih menurut survei Just Dating, perempuan mengartikan pasangannya berselingkuh apabila sudah saling berkenalan dengan lawan jenis dan bertukar pesan. Sedang bagi laki-laki, persepsi selingkuh apabila perempuan sudah berani pergi berdua dengan lawan jenisnya kemanapun.

Prestasi yang tak kalah mengejutkannya, dilansir dari Pikiran Rakyat, ternyata di tingkat dunia, kasus perselingkuhan di Indonesia menduduki peringkat keempat. Hal ini berdasarkan survei yang dilakukan tentang perselingkuhan di Amerika Serikat, setengah dari orang yang sudah menikah berselingkuh setidaknya satu kali selama pernikahan. Hampir tiga perempat pria dan lebih dari dua pertiga wanita mengakui bahwa mereka telah berselingkuh. Sebagian besar perselingkuhan dimulai dengan teman dekat atau rekan kerja. Begitu perselingkuhan dimulai, hubungan tersebut berlangsung rata-rata dua tahun lamanya.

Menurut laporan World Population Review, ada beberapa negara dengan perselingkuhan yang sangat umum terjadi. Di wilayah Eropa, mereka memperlakukan orang-orang diperbolehkan tidur dengan orang lain di luar pernikahan. Sedangkan alasan terjadinya perselingkuhan sangatlah beragam, meski alasan-alasan tersebut tidak selalu beralasan atau benar namun rata-rata menjadi pangkal mengapa kemudian seseorang memutuskan untuk selingkuh, di antaranya ketidakpuasan dalam hubungan, kesenangan pribadi, masalah dalam diri sendiri, kurangnya komitmen dan masalah dalam hubungan.

Boleh dibilang fakta ini sangatlah ironi, prestasi mendunia namun dalam kasus perselingkuhan, padahal Indonesia adalah negara dengan penduduk yang memeluk Islam terbanyak di dunia. Laporan World Population Review mencatat, jumlah penduduk Indonesia mencapai 275,5 juta orang hingga 1 November 2022. Jumlah ini menempatkan Indonesia berada di peringkat keempat penduduk terbanyak di antara negara G20. Semestinya perselingkuhan tidak menyentuh angka tertingginya, karena kita tahu, mendekati zina saja sudah terlarang, sebagaimana firman Allah SWT yang artinya,”Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk.” (TQS Al-Isra:32).

Sumber data: BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)
1 2 3 4

Bagaimana reaksi Kamu?

Diskusi

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.