Kronologi Pengungkapan Kasus
Kasus mutilasi di Batang Anai, Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), terkuak dari penemuan 4 potong anggota tubuh korban.
Selain itu, dua cincin yang terpasang di badannya.
Kapolres Padang Pariaman, AKBP Ahmad Faisol Amir, mengatakan keempat potongan tubuh ditemukan dalam jangka waktu 2 hari.
Potongan tubuh itu terdiri dari kepala, badan, tangan sebelah kiri, dan kaki sebelah kanan.
Penemuan potongan tubuh tersebut, awalnya sudah mempermudah pihak kepolisian dalam upaya pengungkapan kasus.
“Proses pengungkapan ini berjalan lebih cepat dengan bantuan masyarakat,” kata Kapolres, Kamis (19/6/2025).
Ia menyebut sejak ditemukan 4 potongan tubuh tersebut, sejumlah masyarakat sudah mulai mendatangi Rumah Sakit (RS) Bhayangkara.
Masyarakat yang datang memberi petunjuk akan identitas korban.
Identitas pun terkuak melalui 2 cincin yang dipakai korban.
“Melalui keterangan pihak keluarga, kami langsung melakukan penyelidikan, sebelum akhirnya mengamankan pelaku,” jelasnya.
Polisi mengamankan pelaku SJ alias Wanda di kawasan Batang Anai, pada Kamis dinihari sekitar pukul 02.00 WIB.
SJ diamankan tanpa perlawanan setelah selesai mandi, kemudian dibawa ke Mapolres Padang Pariaman untuk menjalani pemeriksaan.
Korban Lainnya
Seiring terungkapnya korban lain, kepolisian melakukan penggalian sumur tempat pengakuan tersangka SJ mengubur korban.
Kapolres Padang Pariaman, AKBP Ahmad Faisol Amir, membenarkan, hal tersebut.
Sumur berada di sebuah rumah yang berlokasi tak jauh dari SMA Negeri 1 Batang Inai.
Saat polisi melakukan pemeriksaan dan pembongkaran, warga termasuk kerabat korban ikut memadati lokasi.
Di sekitar lokasi juga sudah dipasangi garis polisi, sebuah ambulans juga terparkir.
“Sejak subuh tadi sudah dimulai, polisi sudah datang ke sini,” ujar Jimmy, salah seorang warga di sekitar lokasi.
“Tapi sepertinya kalau pembongkaran baru pagi tadi, mungkin sekitar pukul 7 atau 8,” katanya.
Seiring pembongkaran, 1 korban pembunuhan yang diduga dikubur dalam sumur rumah pun mulai terkuak.
Korban adalah SO (23) yang dilaporkan menghilang sejak Januari 2024.
“Hilangnya sejak Januari 2024. Sudah lebih dari satu tahun,” jelas SU (28), sepupu SO, ditemui TribunPadang.com.
SU pun mengungkap kedekatan SO dan korban mutilasi SA yang potongan jasadnya ditemukan terpisah di aliran Sungai Batang Anai.
“Berteman dengan korban mutilasi itu. Bahkan, korban tersebut juga sering menginap di rumah Siska,” ujar SU.
SU pun mengungkap siapa sosok pelaku SJ yang sebenarnya.
Ternyata, SJ merupakan pacar dari SO.
































































































Beri Komentar