UPDATE

Salam.life
NASIONAL
NASIONAL

Kasus Mutilasi Ungkap Pembunuhan Berantai di Padang Pariaman? 3 Korban Merupakan Pacar dan Teman

“Hubungan mereka memang pacaran,” kata SU.

Hubungan asmara antara SO dan SJ telah terjalin cukup lama.

“Keduanya sudah pacaran sejak 2019. Jadi memang sudah cukup lama,” jelasnya.

Tak hanya itu, pelaku SJ juga dekat dengan keluarga korban SO.

“Pelaku ini sangat dekat dengan keluarga korban, bahkan dikenal sebagai sosok yang baik,” jelasnya.

Saat lebaran, ketika korban dinyatakan hilang, pelaku masih sempat datang ke rumah.

Kala itu, pelaku memberikan THR kepada adik-adik korban SO.

Sementara, kata SU, lokasi rumah yang diperiksa polisi tersebut merupakan rumah milik pelaku sendiri.

“Tempat korban dikubur ini adalah rumah SJ. Jadi kami benar-benar tidak menyangka hal seperti ini terjadi,” kata SU.

Sementara, korban lainnya dikabarkan adalah AG (24), seorang mahasiswi yang juga merupakan teman sekampus korban SO dan SA.

Sosok dan Keseharian Pelaku

Kapolres Padang Pariaman, AKBP Ahmad Faisol Amir, sebelumnya mengungkap identitas pelaku mutilasi yang ditangkap.

“Alhamdulillah, kami berhasil mengamankan pelaku yang 3 hari terakhir menghebohkan masyarakat,” kata AKBP Ahmad Faisol.

Pelaku adalah SJ alias Wanda, usia 25 tahun.

Berdasarkan informasi, pelaku merupakan warga Pasar Usang, Kecamatan Lubuk Alung, Padang Pariaman, Sumatera Barat.

Sosok dan keseharian pelaku SJ pun diungkap tetangga maupun rekan kerjanya.

Dia diketahui warga sekitar rumahnya bergaul seperti laiknya pemuda seumurannya.

Salah seorang rekan kerjanya mengungkap SJ dikenal dengan sosok yang biasa-biasa saja.

Ia menyebutkan SJ bekerja sebagai satuan pengamanan di salah satu pabrik pembuatan bahan bangunan.

Pabrik berlokasi di jalan lintas Padang-Bukittinggi, di sekitar Pasar Usang, Kabupaten Padang Pariaman, Provinsi Sumbar.

“Di tempat kerja biasa-biasa saja, tetap bergaul,” kata rekan SJ yang enggan disebutkan namanya, pada Kamis (19/06/2025).

“Tetap bermain dan mengobrol dengan teman-teman lainnya, tidak ada yang mencurigakan,” jelasnya menambahkan.

Ia pun mengaku terkejut ketika mengetahui bahwa rekan kerjanya SJ yang dikenalnya baik justru terlibat kasus yang sangat mengerikan.

“Kalau terkejut tentu terkejut, karena saya juga baru pagi tadi dapat kabar,” ujarnya.

“Langsung saya ke sini, ternyata sudah ramai masyarakat dan polisi,” lanjutnya.

Salah seorang tetangga pelaku, Gusniati, mengatakan hal yang senada. 

Ia mengetahui SJ sebagai sosok yang biasa-biasa saja.

“Biasa saja anaknya, sering lewat, sering menyapa,” katanya.

Meski demikian, SJ jarang di rumah karena sibuk bekerja.

Sepulang bekerja di pabrik, SJ biasanya pergi ke sungai untuk menambang pasir.

image_print
1 2 3 4

Bagaimana reaksi Kamu?

Beri Komentar

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.