UPDATE

OPINI
OPINI

Kudeta & SOB yang Gagal: Pertarungan Maut Penghuni Istana Menunggangi Aksi Demo 25 -28 Agustus

Selangkah lagi penggunaan SOB dapat dilakukan  oleh tangan Presiden. Apakah ia berani menggunakan SOB untuk mengadili para pengkhianat bangsa?”dari mafia migas seperti Riza Chalid, menteri-menteri korup, hingga aparat ambigu?”tanpa merusak HAM atau ia justru menyerah pada oligarki dengan membiarkan Gibran naik menjadi Presiden muda?

Namun sejarah mengajarkan: SOB  (keadaan darurat) adalah pisau bermata dua. Ia bisa menjerumuskan bangsa dalam otoritarianisme baru, atau menjadi pintu pembebasan. Indonesia kini di meja perjudian masa depan dan Bandar tak pernah rugi.

**). Penulis Advokat/Aktivis 98

Sumber data: BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)
1 2 3 4

Bagaimana reaksi Kamu?

Diskusi

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.