Bencana Sumatera
BIREUEN – Banjir bandang yang melanda Desa Balee Panah, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, menyebabkan puluhan rumah warga hanyut terseret arus deras.
Salah satu rumah yang hilang akibat bencana tersebut adalah kediaman M. Nazir, Ketua DPD AGPAII Kabupaten Bireuen.
Berdasarkan pantauan di lokasi, sedikitnya 46 rumah di sekitar permukiman tersebut lenyap terbawa banjir. Bahkan, bekas tapak rumah warga kini telah berubah menjadi aliran sungai baru akibat kuatnya arus air yang meluap secara tiba-tiba.
Ketua Umum DPP AGPAII, H. Endang Zenal, yang meninjau langsung lokasi bencana bersama pengurus AGPAII Aceh, menyampaikan rasa duka dan keprihatinan mendalam atas musibah yang menimpa para korban. Ia menilai dampak banjir bandang kali ini sangat berat dan membutuhkan perhatian serius dari berbagai pihak.
“Kami melihat langsung bagaimana rumah-rumah warga hilang tanpa sisa. Ini menjadi duka bersama, khususnya bagi keluarga besar AGPAII,” ujarnya.
Kehadiran Ketua Umum DPP AGPAII ke Aceh juga sekaligus untuk mendampingi penyaluran bantuan tahap pertama bagi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) yang terdampak banjir bandang. DPP AGPAII berhasil menghimpun donasi sebesar Rp331.115.251 yang selanjutnya disalurkan melalui DPW AGPAII Aceh, DPW AGPAII Sumatera Utara, dan DPW AGPAII Sumatera Barat.
Penyaluran bantuan tahap awal dilaksanakan pada 24–25 Desember 2025 melalui pengurus DPD AGPAII di Kabupaten Pidie Jaya, Kabupaten Bireuen, Kota Lhokseumawe, serta Kabupaten Aceh Utara.
Sementara itu, Ketua DPW AGPAII Aceh, Ahlul Fikri, mengapresiasi kehadiran Ketua Umum DPP AGPAII yang turun langsung ke lapangan mendampingi tim relawan hingga ke lokasi terdampak.
Ia menambahkan, penyaluran bantuan lanjutan direncanakan akan segera dilakukan ke sejumlah kabupaten dan kota lain di Aceh yang turut mengalami dampak banjir bandang dalam waktu dekat.


















































































































Komentar Terbaru