UPDATE

ISLAM
ISLAM

Ketakwaan dan Kepedulian Sosial, Dua Karakter Utama Muslim

“Dalil-dalil itu menunjukkan, shalat merupakan ibadah esensial yang harus menjadi rutinitas utama setiap Muslim dalam kondisi apa pun. Shalat perekat hati kepada Allah, pelindung dari keburukan, sarana memohon pertolongan, penyejuk jiwa, sekaligus bukti nyata ketaqwaan kepada-Nya. Karena itu, dirikanlah shalat karena Tuhanmu, dan jangan menunda-nunda. Shalatlah sebelum engkau dishalatkan,” urainya.

Berikutnya Tgk Akmal menjelaskan, berkurban sebagai wujud kepedulian sosial. Rasulullah saw bersabda: “Sayangilah makhluk yang ada di bumi, niscaya Yang di langit akan menyayangi kalian.” (HR At-Tirmidzi).

Dikatakan, ibadah kurban memang terikat secara syar’i pada waktu dan jenis hewan tertentu. Secara esensial, kurban simbol pendekatan diri kepada Allah sekaligus bentuk kasih sayang terhadap sesama manusia. Dalam konteks kekinian, semangat berkurban harus ditanamkan dalam jiwa setiap individu sebagai ekspresi kepedulian sosial.

“Manusia sering kali lupa, bahkan kufur, atas nikmat Allah. Oleh karena itu, berbagi kepada sesama melalui ibadah kurban adalah bentuk konkret rasa syukur atas nikmat yang telah Allah karuniakan,” tegasnya.

Pengorbanan ini menjadi energi positif yang mendorong lahirnya ketakwaan sejati. Allah menegaskan dalam QS. Al-Hajj ayat 37: “Daging dan darah (hewan kurban) itu tidak akan sampai kepada Allah, tetapi yang sampai kepada-Nya adalah ketakwaan kalian.”

Menurut Tgk Akmal, di tengah krisis ekonomi dan berbagai kesulitan hidup, ketika lapangan kerja menyempit dan kesejahteraan menurun, semangat berbagi menjadi sangat relevan. Bahkan para pengusaha dan orang-orang berada pun turut merasakan dampaknya. Inilah saat yang tepat untuk menguatkan solidaritas sosial, menggerakkan empati, dan membantu sesama agar kondisi ini segera berakhir, digantikan oleh senyum dan ketenangan hidup.

“Allah tidak akan menyia-nyiakan setiap bentuk pemberian dan donasi kita kepada orang lain. Semuanya tercatat sebagai amal kebaikan yang akan dibalas, baik di dunia maupun di akhirat. Karena itu, marilah kita menunaikan shalat dan berkurban karena Allah, sembari meniatkan setiap amal itu sebagai jalan membantu sesama menjelang Idul Adha yang mulia,” pungkas Komisioner KIP Aceh periode 2008-2013 dan 2018-2023 ini.

Sumber data: BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)
1 2

Bagaimana reaksi Kamu?

Diskusi

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.