UPDATE

NASIONAL

Bukan Orang Sembarangan? Siapa Sosok yang Tawarkan Hercules Ratusan Miliar untuk Khianati Prabowo

BANDA ACEH – Sebuah pengakuan mengejutkan kembali mengguncang dunia Politik Indonesia. Rosario de Marshall, yang dikenal luas sebagai Hercules, Ketua Umum GRIB Jaya, mengungkapkan adanya “operasi senyap” yang berusaha menggoyahkan kesetiaannya terhadap Prabowo Subianto.Menurut Hercules, ada pihak yang menawarkan uang dalam jumlah fantastis—ratusan miliar rupiah—dengan syarat tunggal: ia harus berhenti mendukung Prabowo. Tawaran itu bukan sekadar janji, melainkan disertai “uang muka” yang langsung disebutkan. Namun, Hercules dengan tegas menolaknya.

“Tawarannya luar biasa, ratusan miliar rupiah. Mereka bilang, ‘Bang, berhenti dari sana, ini ada uang muka’. Tapi saya katakan, harga diri dan komitmen saya tidak bisa dibayar dengan angka sebesar apa pun. Kesetiaan saya kepada Pak Prabowo sudah harga mati,” ujar Hercules.

Godaan Besar di Tengah Momentum Politik 2026

Hercules berulang kali menegaskan bahwa jabatannya sebagai pemimpin GRIB Jaya bukanlah barang dagangan. Meski demikian, godaan materi terus berdatangan seiring semakin dekatnya berbagai momentum politik penting tahun ini. Ia menggambarkan tawaran tersebut sebagai “cek kosong” yang sangat menggiurkan, namun ia memilih tetap setia pada prinsip dan komitmen politiknya.

Siapa Sosok di Balik Tawaran Ratusan Miliar?

Pertanyaan yang kini mengemuka di masyarakat adalah: siapa sebenarnya orang di balik tawaran ini?

Banyak Pengamat Politik berpendapat bahwa sosok tersebut “bukan orang sembarangan”. Skala dana sebesar ratusan miliar rupiah hanya bisa dimiliki oleh segelintir kalangan elite dengan akses keuangan yang sangat besar. Beberapa kemungkinan yang beredar di kalangan pengamat meliputi:

– Konglomerat besar yang merasa kepentingan bisnisnya terancam oleh kebijakan Prabowo.

– Aktor politik transaksional yang ingin memecah belah kekuatan massa akar rumput menjelang periode politik krusial.

– Operasi intelijen politik yang terstruktur untuk melemahkan dukungan moral terhadap pemerintahan saat ini melalui cara “pembelian” tokoh kunci.

Mengapa Hercules Menjadi Target?

Hercules dan GRIB Jaya dikenal memiliki basis massa yang militan dan tersebar di berbagai daerah. Dengan ribuan anggota yang loyal, Hercules menjadi simbol kekuatan dukungan akar rumput bagi Prabowo. Menariknya keluar dari barisan dianggap sebagai strategi efektif untuk mengurangi kekuatan dukungan di tingkat bawah.

Namun, penolakan tegas Hercules justru semakin memperkuat citranya sebagai sosok yang tidak bisa dibeli dengan uang. Sikapnya ini disebut banyak pihak sebagai teladan man of honor di tengah maraknya politik uang.

Sumber data: BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)
1 2

Bagaimana reaksi Kamu?

Diskusi

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.