Peserta yang wajahnya tersebar di media sosial juga tidak boleh menanggung seluruh kemarahan publik. Pihak yang mengajak, memberikan almamater, dan membayar harus tampil memberikan penjelasan.
Jangan sampai orang yang terlihat di depan kamera menjadi sasaran, sementara pengatur di belakangnya tetap terlindungi.
Kapolda dan Wakapolda Metro Jaya wajib menjelaskan pengawasan mereka atas kegiatan tersebut. Jabatan pimpinan membawa tanggung jawab atas nama baik institusi.
Jika ditemukan kelalaian atau pelanggaran, harus ada konsekuensi yang sepadan, termasuk pencopotan berdasarkan tanggung jawab masing-masing.
Kapolri harus memastikan persoalan ini tidak menguap setelah permintaan maaf disampaikan. Masyarakat perlu mengetahui apa yang sebenarnya terjadi dan siapa yang bertanggung jawab.
Kepercayaan hanya dapat dipulihkan melalui kejujuran dan tindakan nyata.
Polda Metro Jaya sudah meminta maaf atas kegaduhan. Kini, Polda harus mempertanggungjawabkan penyebabnya. Kehormatan mahasiswa dan kepercayaan masyarakat terlalu berharga untuk ditutup dengan penyesalan tanpa penyelesaian.
Forum Sipil Bersuara (FORSIBER)



















































































































Komentar Terbaru